PENGANTAR
AKUNTANSI DAN PERUSAHAAN
PENDAHULUAN
Deskripsi
Mata Kuliah:
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman
kepada mahasiswa, akuntansi sebagai bidang pengetahuan, proses (praktik) dan
sebagai kegiatan bisnis. Tujuan mengenalkan akuntansi tidak saja untuk
menjadikan mahasiswa memperoleh pengetahuan teknis akuntansi tapi juga sebagai
ajang kemampuan bernalar, berargumen, dan belajar mandiri. Focus bahasan adalah
arti penting informasi akuntansi dan laporan keuangan sebagai media pelaporan
serta system yang menghasilkan informasi tersebut. Mata kuliah ini menjadi
pengetahuan dasar untuk mata kuliah lain yang memerlukan pemahaman akuntansi.
Tujuan
Instruksional Umum:
Pembelajaran mata kuliah Praktikum Pengantar
Akuntansi I ini bertujuan agar mahasiswa memiliki pengetahuan dan kemampuan
mengenai proses akuntansi suatu perusahaan, baik perusahaan jasa maupun
perusahaan dagang, serta memiliki kemampuan dalam menyusun laporan keuangan
suatu perusahaan.
PENYAJIAN
Topik : Pengantar Akuntansi dan Perusahaan
Tujuan
Instruksional Khusus : Mampu menjelaskan pengertian
perusahaan, jenis-jenis perusahaan, karakteristik perusahaan, dan merangkum
perkembangan prinsip akuntansi dan menghubungkannya ke dalam praktik.
Petunjuk
Penggunaan Modul : Bacalah terlebih dahulu uraian materi
mengenai pokok bahasan ini, lalu kerjakanlah soal latihan yang tersedia, dan terakhir
kerjakanlah soal quis untuk mereview pembelajaran.
Uraian
Materi :
Sifat
Dasar Perusahaan dan Akuntansi
Usaha atau perusahaan adalah suatu organisasi dengan
sumber daya dasar (input), seperti bahan baku dan tenaga kerja digabung dan
diproses untuk menyediakan barang atau jasa (output) untuk pelanggan.
Perusahaan dapat berbentuk usaha kecil sampai berskala besar, dari warung kopi
di pinggir jalan hingga Indofood yang menghasilkan berbagai macam produk
makanan. Pelanggan perusahaan adalah individu atau perusahaan lain yang membeli
barang atau jasa dengan imbalan berupa uang atau barang berharga lainnya.
Sedangkan tujuan dari kebanyakan perusahaan adalah
memaksimalkan keuntungan. Keuntungan atau laba (profit) adalah selisih
antara uang yang diterima dari pelanggan atas barang atau jasa yang dihasilkan
dengan biaya yang dikeluarkan untuk input yang digunakan gunak menghasilkan
barang atau jasa.
Definisi akuntansi dari beberapa badan Internasional
maupun dari Ikatan Akuntan Indonesia memuat beberapa prinsip yang sama.
Pengertian akuntansi yang umum dan mudah dimengerti adalah sebagai berikut:
“Akuntansi adalah suatu seni pencatatan,
penggolongan, peringkasan transaksi keuangan suatu unit organisasi serta cara
penyampaian (pelaporan) informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk
dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan ekonomi.”
Dalam arti sempit, akuntansi dapat diartikan sebagai
berikut:
“Akuntansi adalah proses pengidentifikasian,
pengukuran, pencatatan, pengklasifikasian, penguraian, penggabungan,
peringkasan, dan penyajian informasi keuangan yang terjadi dari
transaksi-transaksi atau kegiatan operasi suatu unit organisasi dengan cara
tertentu.”
Jenis-jenis
Usaha
Terdapat tiga jenis usaha yang bertujuan mencari
keuntungan, yaitu :
1.
Usaha Jasa (service business)
Adalah perusahaan yang
menyediakan jasa untuk pelanggan. Contoh perusahaan jasa adalah Hotel Sahid,
Bank Mandiri, Garuda Indonesia, Indosat, dll.
2.
Usaha Dagang (Merchandising
Business)
Adalah perusahaan yang
menjual produk yang diperoleh dari pihak lain ke pelanggan, tanpa merubah
bentuk dan ukurannya. Contoh perusahaan dagang adalah Toko Gunung Agung, Alfa
Retailindo, Ace Hardware, dll.
3.
Usaha Manufaktur (manufacturing
business)
Adalah perusahaan yang
mengubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada pelanggan. Contoh bisnis
produksi atau perusahaan manufaktur adalah Sepatu Bata, Mustika Ratu, Gudang Garam,
Mayora Indah, Kalbe Farma, dll.
Bentuk
Entitas Usaha
Bentuk entitas usaha yang umum di Indonesia adalah
perusahaan perseorangan, persekutuan, perseroan, dan koperasi, yang memiliki
karakteristik utama sebagai berikut:
1. Perusahaan
Perseorangan (proprietorship)
- adalah
perusahaan yang dimiliki oleh satu individu.
- Kebanyakan
entitas usaha di Indonesia dan di dunia adalah perusahaan perseorangan.
- Biaya
pendirian danpengelolaan relative rendah.
- Bergantung
pada sumber daya keuangan pemilik usaha.
- Diterapkan
oleh usaha kecil.
2. Persekutuan
(partnership)
·
Adalah perusahaan yang dimiliki oleh dua
orang atau lebih.
·
Di Indonesia perusahaan yang tergolong
partnership adalah Firma dan CV.
·
Menggabungkan kemampuan dan sumber daya
lebih dari satu orang.
3. Perseroan
(Corporation)
·
Adalah perusahaan yang diatur dalam
peraturan perundang-undangan sebagai entitas hukum terpisah yang dikenakan
pajak.
·
Kepemilikan berdasarkan jumlah saham
yang dijual kepada pemegang saham.
·
Dapat memperoleh dana dalam jumlah besar
dengan cara mengeluarkan saham.
·
Diterpakan oleh perusahaan berskala
besar.
4. Koperasi
·
Adalah usaha yang tidak berorientasi
kepada laba.
·
Dimiliki oleh sekelompok orang (yang
diakui sebagai anggota).
·
Koperasi dijalankan oleh dan untuk
anggota saja.
Jenis usaha jasa, dagang, manufaktur dapat
dijalankan, baik sebagai perusahaan perseorangan, persekutuan, maupun
perseroan. Namun karena untuk mengelola usaha dibidang manufaktur diperlukan
sumber dana yang besar, maka kebanyakan usaha ini berbentuk perseroan terbatas
(PT).
Pemangku
Kepentingan dalam Perusahaan
Pemangku kepentingan dalam perusahaan yang biasa
disebut dengan stakeholder adalah
perorangan atau entitas yang memiliki kepentingan dalam kinerja ekonomi dan
keberhasilan perusahaan. Para stakeholder
membutuhkan data akuntasi karena mereka memiliki berbagai kepentingan yang
berkitan dengan perusahaan. Stakeholder
dibedakan menjadi dua pihak, yang pertama adalah pihak internal perusahaan, dan
yang kedua adalah pihak eksernal perusahaan.
Stakeholder internal:
·
Manager.
Manager membutuhkan data akuntansi untuk menganalisis apakah kebijakan yang
diambil perusahaan sudah sesuai atau masih dibutuhkan pembenahan. Jika didalam
laporan keuangan perusahaan masih kurang memenuhi target, maka manager akan
membuat kebijakan yang baru agar perusahaan dapat berjalan dengan baik.
·
Bagian
Produksi. Bagian ini membutuhkan data akuntansi adalah untuk
melihat apakah barang yang diproduksi sudah memenuhi yang dibutuhkan
perusahaan. Jika didalam laporan keuangan tersebut ternyata barang yang
diproduksi sering terjadi keterlambatan dalam memenuhi pesanan, maka bagian ini
akan memperbaiki kinerjanya.
·
Marketing.
Marketing membutuhkan data akuntansi adalah untuk melihat apakah penjualan
barang/jasa perusahaan sudah memenuhi target yang telah ditetapkan oleh
perusahaan atau belum. Jika ternyata penjualan masih dibawah target yang
ditetapkan, maka bagian marketing akan membuat strategi-strategi baru agar
target dapat terpenuhi.
·
Financing.
Bagian ini menggunakan data akuntansi untuk mengetahui apakah keuangan yang ada
diperusahaan sudah memenuhi syarat untuk keberlangsungan perusahaan atau belum.
Jika ternyata dana yang ada diperusahaan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan,
maka bagian ini akan melakukan kebijakan untuk memenuhinya.
·
Karyawan.
Karyawan membutuhkan data akuntansi perusahaan untuk melihat tingkat kesehatan
perusahaan. Jika dirasa sudah lebih dari cukup, maka karyawan berhak miminta
kenaikan gaji, dengan syarat perusahaan tidak ada kebijakan-kebijakan lain yang
membutuhkan dana relative besar, seperti misalnya akan melakukan inovasi
produk.
Stakeholder eksternal:
·
Investor.
Investor
membutuhkan data akuntansi untuk melihat berapa laba di perusahaan. Tujuan
utama dari investor adalah berapa bagian dividen yang akan diterima dari
perusahaan yang bersangkutan. Jika dividen yang diterima lebih kecil
dibandingkan perusahaan lain, maka dia akan mengambil uang investasinya di
perusahaan tersebut untuk dimasukkan ke perusahaan lain yang bisa memberikan
dividen lebih besar.
·
Kreditur.
Kreditur membutuhkan data akuntansi untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam
mengembalikan uangnya. Jika asset dan laba perusahaan lebih kecil dibandingkan
utangnya, maka kreditur tidak akan memberikan pinjaman lagi ke perusahaan
tersebut.
·
Labor
Union. Serikat pekerja juga membutuhkan data akuntansi
untuk mengetahui rata-rata laba atau keuntungan perusahaan. Selain itu juga
serikat pekerja melihat tingkat kesehatan perusahaan. Jika rata-rata perusahaan
mengalami peningkatan laba, maka serikat pekerja bicara kepada pemerintah untuk
menaikkan upah minimum regional.
·
Pajak.
Pihak pajak membutuhkan data akuntansi untuk mengetahui tingkat pajaknya.
·
Pemerintah.
Pemerintah membutuhkan data akuntansi untuk menentukan kebijakan yang akan
dibuat oleh pemerintah.
·
Konsumen.
Konsumen membutuhkan data akuntansi untuk mengetahui bagaimana keadaan
perusahaan. Jika kondisi perusahaan sehat, dan tidak ada rencana yang lain oleh
perusahaan, ternyata harga barang yang dijualnya naik, maka konsumen bisa
protes, salah satunya dengan tidak membeli barang yang dijual perusahaan
tersebut.
Bidang
Pengetahuan Akuntansi
Banyak orang berfikir bahwa semua bidang akuntansi
adalah sama. Akan tetapi pada kenyataannya ada beberapa profesi akuntansi yang
menggunakan data akuntansi untuk berbagai kepentingan sesuai dengan bidangnya
masing-masing. Berikut adalah bidang akuntansi dan pembahasannya.
1. Akuntansi
Keuangan
Bidang ini membahas
pengukuran dan pengakuan (pencatatan) transaksi keuangan serta pengungkapan
data keuangan tersebut kedalam laporan keuangan sesuai SAK.
2. Auditing
Bidang ini membahas
prinsip, prosedur, dan teknik pemeriksaan laporan keuangan untuk member
pendapat tentang kewajaran laporan keuangan.
3. Akuntansi
Biaya
Dalam arti sempit,
akuntansi biaya adalah pengumpulan data biaya untuk menentukan harga pokok produksi
di dalam perusahaan manufaktur.
4. Akuntansi
Manajemen
Bidang ini menekankan
pada pemanfaatan data akuntansi untuk pengambilan keputusan dan pengendalian
operasi perusahaan secara keseluruhan meliputi fungsi produksi, pemasaran,
personalia, dan pendanaan.
5. Akuntansi
Pajak
Bidang ini membahas
berbagai transaksi penting di perusahaan dan peraturan perpajakan serta
pengaruh peraturan tersebut terhadap laporan keuangan khusunya penentuan
besarnya laba perusahaan.
6. Akuntansi
Pemerintah
Bidang ini merupakan
bagian dari akuntansi untuk organisasi non profit, membahas penerapan akuntansi
dan berbagai permasalahan yang usahanya tidak untuk mencari laba, contoh:
pemerintah, rumah sakit, universitas.
Konsep
dan Prinsip Akuntansi
Peraturan yang mengatur akuntansi dikenal sebagai
GAAP (Generally Accepted Accounting
Principles) atau prinsip-prinsip akuntansi yang berterima umum. GAAP berisi
kerangka kerja konseptual. Tujuan utama pelaporan keuangan adalah menyediakan
informasi yang bermanfaat untuk membuat keputusan investasi atau pemberian
pinjaman.
Konsep Entitas
Entitas akuntansi organisasi yang berdiri sendiri
sebagai unit ekonomi terpisah. Ini merupakan konsep yang paling mendasar.
Konsep entitas hrus ditegaskan pada setiap unit ekonomi yang perlu dievaluasi secara
terpisah.
Prinsip Reliabilitas (objektivitas)
Informasi akuntansi didasarkan pada data yang
tersedia adalah data yang paling dapat diandalkan. Pedoman ini merupakan
prinsip reliabilitas yang juga disebut prinsip objektivitas.
Prinsip Biaya
Prinsip ini menyatakan bahwa aktiva dan jasa yang
diperoleh harus dicatat pada biaya aktualnya (yang disebut juga biaya
historis).
Prinsip Going-Concern
Konsep ini mengasumsikan bahwa entitas akan tetap
beroperasi selama jangka waktu yang dapat diramalkan. Berdasarkan konsep
tersebut, akuntan mengasumsikan perusahaan akan beroperasi cukup lama sehingga
dapat menggunakan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
Asumsi Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
1. Dasar akrual (Accrual
Basis)
a. Pengaruh transaksi dan peristiwa lain diakui pada
saaat kejadian bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan
b. Pengaruh transaksi dan peristiwa lain dilaporkan
dalam laporan keuangan pada periode terjadinya.
2. Kelangsungan Usaha (Going Concern)
Perusahaan diasumsikan akan terus melanjutkan
usahanya di masa depan dan tidak bermaksud
untuk dilikuidasi.
Latihan
Soal
- Sebutkan
pengertian perusahaan!
- Sebut dan
jelaskan tujuan utama perusahaan!
- Apakah
definisi akuntansi itu?
- Sebut dan
jelaskan jenis-jenis usaha yang ada, dan berikan contoh perusahan
masing-masing!
- Sebut dan
jelaskan siapa saja pemakai data akuntansi perusahaan!
- Sebutkan
empat bentuk entitas usaha, dan sebutkan karakteristik utama dari
masing-masing entitas usaha tersebut!
- Sebut dan
jelaskan bidang-bidang akuntansi!
- Jelaskan
prinsip-prinsip yang ada didalam akuntansi!
- Sebutkan
dan jelaskan asumsi dasar penyusunan laporan keuangan!
- Apa maksud
dari konsep entitas?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar