Halaman

Kamis, 14 November 2013

Persamaan Akuntansi (Acoounting Equation)

Persamaan Akuntansi
Persamaan akuntansi (accounting equation) adalah hubungan antara asset, kewajiban, dan ekuitas. Secara rumus, hubungan antara asset, kewajiban dan ekuitas dapat dituliskan sebagai berikut:
ASET = KEWAJIBAN + EKUITAS
Persamaan akuntansi ini merupakan kerangka yang mendasari pencatatan (recording) dan kesimpulan (summarizing) tentang kejadian ekonomi suatu perusahaan. Dibawah ini akan dijelaskan pengertian maasing-masing:
1.      Aset
Adalah sumberdaya yang dimiliki perusahaan bisnis. Asset ini akan memberikan keuntungan atau manfaat dimasa yang akan datang. Menurut teori akuntansi pengertian asset adalah harta perusahaan yang memiliki manfaat ekonomis dimasa yang akan datang yang diharapkan akan diterima oelh suatu badan usaha sebagai hasil dari transaksi-transaksi yang telah terjadi. Contoh pos yang termasuk asset adalah kas, piutang, persediaan (untuk perusahaan jasa), perlengkapan, peralatan, dan lain-lain.
Asset ini digolongkan menjadi dua berdasarkan tingkat likuiditasnya.
a.       Asset Lancar (Current Asset)
Adalah harta perusahaan yang mempunyai masa manfaat ekonomis tidak lebih dari satu periode akuntansi (satu tahun). Pos-pos yang termasuk dalam golongan asset lancer diantaranya:
·         Kas (cash),
·         Piutang usaha (account receivable),
·         Persediaan (inventory),
·         Perlengkapan (supply),
·         Biaya dibayar dimuka seperti asuransi (prepaid insurance), sewa (prepaid rent), dll.
b.       Asset Tetap (non-current asset / fixed asset)
Adalah harta perusahaan yang mempunyai manfaat ekonomis lebih dari satu periode akuntansi (satu tahun). Pos-pos yang termasuk dalam asset tetap adalah:
·         Peralatan (equipment),
·         Gedung (building),
·         Tanah (land),
·         Kendaraan (vehicle),
·         Mesih (machine), dll.
2.      Kewajiban
Kewajiban adalah klaim atas asset (berupa utang dan obligasi). Kewajiban ini merupakan uang kreditur yang ada di dalam perusahaan. Menurut teori akuntansi, kewajiban adalah pengorbanan ekonomis suatu badan usaha dimasa yang akan datang karena adanya kewajiban di saat sekarang. Contoh akun yang termasuk di dalam asset adalah utang dagang atau utang usaha, utang wesel, utang obligasi dan lain-lain.
Sama seperti asset, kewajiban dikelompokkan menjadi dua yaitu:
a.       Kewajiban lancar/ kewajiban jangka pendek (current liabilities/ short term liabilities)
Adalah kewajiban yang jatuh tempo kurang dari satu periode akuntansi (satu tahun). Pos yang termasuk kewajiban lancar:
·         Utang usaha,
·         utang wesel,
·         utang bunga,
·         utang gaji,
·         pendapatan diterima dimuka, dll.
b.       Kewajiban tidak lancar/ kewajiban jangka panjang (non-current liabilities/ long term liabilities)
Adalah kewajiban perusahaan kepada pihak lain yang jangka waktu pelunasannya lebih dari satu tahun. Pos yang termasuk dalam kewajiban tidak lancar:
·         Utang Obligasi,
·         kredit modal kerja, dll.
3.      Ekuitas
Ekuitas adalah klaim pemilik atas total asset yang dimiliki perusahaan. Pos-pos yang termasuk dalam ekuitas adalah:
·         modal pemilik/modal saham,
·         laba ditahan,
·         prive,
·         dividen,
·         pendapatan,
·         beban-beban, dan lain-lain.
Transaksi
Transaksi adalah kejadian/event yang mempengaruhi komposisi keuangan perusahaan dan dicatat oleh bagian akuntansi. Transaksi bisa dipengaruhi oleh pihak ekternal maupun pihak internal perusahaan. Setiap transaksi pasti berpengaruh minimal dua pos yang ada di dalam persamaan akuntansi.
Contoh transaksi : pemilik modal menginvestasikan uangnya ke dalam perusahaan untuk memulai usaha sebesar Rp50.000.000.
Dalam persamaan akuntansi, yang terpengaruh atas adanya transaksi tersebut adalah pada sisi aset yang bertambah adalah kas Rp 50.000.000, sedangkan pada sisi ekuitas yang terpengaruh adalah modal pemilik sebesar Rp 50.000.000. jika ditulis kedalam persamaan akuntansi maka:
Aset                             =          Kewajiban                 +          Ekuitas
      Kas                                                                                    Modal Pemilik
50.000.000                                                                              50.000.000

Meskipun nilai dalam pos-pos persamaan akuntansi berubah karena adanya transaksi, akan tetapi jumlah asset selalu sama dengan jumlah kewajiban ditambah ekuitas.
Contoh 2 : perusahaan membeli tanah secara tunai sebesar Rp 20.000.000. Jika digabungkan dengan transaksi yang pertama, maka dalam persamaan akuntansi akan menjadi:
Aset                                         =          Kewajiban                 +          Ekuitas
      Kas        +   Tanah                                                                                Modal Pemilik
50.000.000                                                                                          50.000.000
(20.000.000)       20.000.000
30.000.000   +   20.000.000   =                                                           50.000.000

Laporan Keuangan
Salah satu fungsi utama akuntansi adalah menyediakan laporan-laporan periodik untuk manajemen, investor dan pihak-pihak lain di luar perusahaan.
Laporan periodik tersebut adalah Laporan keuangan (financial statement)
Laporan keuangan yang lengkap terdiri dari beberapa komponen sebagai berikut:

1.      Laporan Laba Rugi
menggambarkan hasil-hasil usaha yang dicapai dalam suatu periode waktu tertentu.

2.      Laporan Perubahan Ekuitas
berisi tentang perubahan ekuitas dari awal periode akuntansi sampai dengan akhir periode akuntansi.

3.      Neraca
untuk menggambarkan posisi keuangan suatu organisasi pada suatu saat tertentu.

4.      Laporan Arus Kas
informasi historis mengenai perubahan kas dan setara kas dari suatu perusahaan yang mengklasifikasikan arus kas berdasarkan aktivitas operasi maupun pendanaan (financing) selama suatu periode akuntansi.

5.      Catatan atas Laporan Keuangan
meliputi penjelasan naratif atau rincian jumlah yang tertera dalam neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas serta informasi tambahan seperti kewajiban kontijensi dan komitmen. Catatan atas laporan keuangan juga mencakup informasi yang diharuskan dan dianjurkan untuk diungkapkan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan serta pengungkapan-pengungkapan lain yang diperlukan untuk menghasilkan penyajian laporan keuangan secara wajar.
Pada umumnya kelima laporan di atas disusun setahun sekali(tahunan), namun tidak jarang dijumpai pula perusahaan yang menyusun tiap kwartal, bahkan tiap bulanan. Laporan seperti ini dinamakan laporan interim.
1.      Laporan Laba Rugi
Laporan laba Rugi menyajikan pendapatan dan beban untuk suatu periode waktu tertentu berdasarkan konsep matching. Konsep ini diterapkan dengan memadankan beban dan pendapatan yang dihasilkan dalam periode terjadinya beban tersebut. Jika pendapatan lebih besar daripada beban, selisihnya disebut dengan laba bersih (net income), tapi jika beban yang lebih besar daripada pendapatan maka selisihnya disebut dengan rugi bersih (net loss). Contoh format baku laporan laba rugi adalah sebagai berikut:
BIRO PERJALANAN CIMANDE
LAPORAN LABA RUGI
untuk bulan yang berakhir pada 31 septerber 2012
pendapatan:
Pendapatan Jasa
4,700,000

Beban :
Beban Gaji
900,000
Beban Sewa
600,000
beban iklan
250,000
beban utilitas
200,000
Total Beban
1,950,000
Laba Bersih
2,750,000

2.       Laporan Ekuitas Pemilik
Laporan ekuitas pemilik menyajikan perubahan dalam ekuitas pemilik untuk suatu waktu tertentu. Laporan ini dibuat setelah membuat laporan laba rugi, karena laba bersih atau rugi bersih periode tertentu harus dilaporkan di dalam laporan ekuitas pemilik ini. Begitu juga laporan ini harus dibuat sebelum membuat laporan neraca. Format laporan ekuitas pemilik yang baku adalah sebagai berikut:

BIRO PERJALANAN CIMANDE
LAPORAN EKUITAS PEMILIK
untuk tahun yang berakhir pada 30 september2012


modal, Lutfi Hasan, 1 september 2012
80,000,000
tambahan investasi selama tahun berjalan
50,000,000

laba bersih
2,750,000


52,750,000

dikurangi Prive
-20,000,000

kenaikan pada ekuitas pemilik
32,750,000
modal Lutfi, 30 September 2012
112,750,000








3.      Neraca
Neraca melaporkan jumlah aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik. Bentuk neraca disebut juga dengan bentuk akun (account form) karena bentuk tersebut mencerminkan persamaan akuntansi, dengan aset ditampilkan disisi kiri, sedangkan kewajiban dan ekuitas pemilik disajikan disisi kanan. Berikut ini format untuk neraca

BIRO PERJALANAN CIMANDE
NERACA
30-Sep-12


Aset
kewajiban

kas
5,900,000
utang usaha
400,000
piutang usaha
23,900,000
ekuitas pemilik

bahan habis pakai
3,350,000
Modal Lutfi
112,750,000
tanah
80,000,000

total
113,150,000
total
113,150,000









4.      Laporan Arus Kas
Laporan arus kas memiliki tiga bagian, yaitu:
1.      Arus kas dari aktivitas operasi
Bagian ini melaporkan ringkasan penerimaan dan pembayaran kas dari aktivitas operasi. Arus kas bersih dari aktivitas operasi biasanya akan berbeda dari jumlah laba  bersih dalam satu periode. Arus kas ini berisi segala transaksi yang berhubungan dengan aktivitas utama perusahaan. Misalnya arus kas dari penjualan barang atau jasa kepada konsumen.
2.      Arus kas dari aktivitas operasi
Bagian ini melaporkan transaksi kas untuk pembelian dan penjualan dari aset yang sifatnya permanen. Misalnya arus kas dari penjualan tanah dan gedung.
3.      Arus kas dari aktivitas pendanaan
Bagian ini melaporkan transaksi kas yang berhubungan dengan investasi kas oleh pemilik, peminjaman, dan penarikan kas oelh pemilik. Misalnya prive yang dilakukan oleh pemilik.
Format laporan arus kas yang biasa digunakan di perusahaan-perusahaan adalah sebagai berikut:








BIRO PERJALANAN CIMANDE
Laporan Arus Kas
Untuk bulan yang berakhir pada 30 September 2012


arus kas dari aktivitas operasi:


kas diterima dari pelanggan
7,500,000


dikurangi pembayaran beban
-4,600,000


arus kas dari aktvitas operasi
2,900,000
arus kas dari aktivitas investasi:


pembayaran kas untuk pembelian tanah
-20,000,000
arus kas dari aktivitas pendanaan:


kas diterima dari pemilik
25,000,000


dikurangi prive
-2,000,000


arus kas dari aktivitas pendanaan
23,000,000
arus kas bersih 30 november 2012
5,900,000










Tidak ada komentar:

Posting Komentar