PANIN BANK
A. Sekilas Panin Bank
Panin Bank
merupakan salah satu bank komersial utama di Indonesia. Didirikan pada tahun
1971 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta tahun 1982 sebagai bank Go
Public yang pertama.
Dengan struktur
permodalan yang kuat dan Rasio Kecukupan Modal yang tinggi, Panin Bank
bersyukur tidak harus direkapitalisasi oleh Pemerintah pasca krisis ekonomi
(1998).
Pemegang saham
Panin Bank adalah ANZ Banking Group of Australia (29%), Panin Life (42%) dan
publik-domestik & internasional.
Per Desember
2005, Panin Bank tercatat sebagai bank ke-8 terbesar di Indonesia dari segi
total aset yang sebesar Rp 36,9 triliun, sedangkan dari segi permodalan
tercatat sebagai bank ke-5 terbesar yaitu sebesar Rp 5,7 triliun dan CAR 28,7%.
Panin Bank
memiliki jaringan usaha 250 kantor di berbagai kota besar di Indonesia dan
lebih dari 10.000 ATM ALTO dan jaringan ATM BERSAMA, Internet Banking, Mobile
Banking dan juga Phone Banking dan Call Centre serta Debit Card bekerja sama
dengan MasterCard, Cirrus dan Maestro yang dapat diakses secara internasional.
Strategi usaha
Panin Bank adalah fokus pada bisnis perbankan retail. Panin Bank berhasil
memposisikan diri sebagai salah satu bank utama yang unggul dalam produk jasa konsumen
dan komersial.
B. Visi dan Misi
Visi Panin Bank adalah menjadi "Bank Nasional" dalam
Arsitektur Perbankan Indonesia
di masa datang. Melalui layanan produk yang inovatif, jaringan distribusi
nasional dan pengetahuan pasar yang mendalam, Panin Bank siap untuk terus
memperluas pangsa pasar dan berperan serta dalam meningkatkan fungsi
intermediasi keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Misi Panin Bank adalah
menjadikan Bank Panin sebagai salah satu bank konsumen dan bisnis yang terkemuka.
C. Strategi Perusahaan
1. Pelanggan
Memusatkan kepada pelanggan, memahami
kebutuhan mereka dan lebih
mendekatkan perusahaan dengan nasabah.
2. Produk
Mengembangkan dan mendistribusikan produk-produk unggulan untuk mendukung tercapainya
tujuan bisnis pelanggan
3. Distribus
Membangun multi–jaringan distribusi untuk
menjangkau pelanggan secara meluas dan untuk
mendukung pertumbuhan ekonomi regional
4. Efisiensi
Meningkatkan jasa layanan dalam memproses, sehingga
mempercepat transaksi pelanggan dan menetapkan harga yang kompetitif
dan efisien melalui pengembangan teknologi.
5. Staff
Merangkul
dan meningkatkan kultur kerja sama dalam tercapinya tinkat kepercayaan konsumen yang tinggi dan terus
memotivasi staff ke arah layanan pelanggan yang lebih baik dan produktivitas
lebih tinggi.
6. Pemegang saham
Mengutamakan kekuatan bisnis untuk mencapai kinerja yang superior yang
akan membawa manfaat bagi pemegang
saham.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar